Sabtu, 15 September 2018


STATISTIKA 1
BAB 1
PERAN SIA DALAM ORGANISASI
A.    Definisi Sistem :
·         Sistem adalah kombinasi dan interaksi antara dua atau lebih komponen yangdirancang dan diimplementasikan untuk mencapai tujuan tertentu.
·         Sistem selalu terdiri dari beberapa sub sistem yang lebih kecil, misalnya: sistem penjualan terdiri dari sistem pemesanan, sistem pengiriman, sistem penagihan, sistem penerimaan kas dst.
B.     Fungsi Penting SIA :
·         Menjamin efektifitas dan efisiensi proses bisnis (termasuk proses akuntansi).
·         Proses bisnis menjadi mudah, cepat, dan aman.
·         Mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan data proses bisnis.
·         Menyajikan informasi untuk pengambilan keputusan bisnis.
·         Mengamankan data dan aset organisasi.
C.     Aktivitas organisasi/siklus traksaksi dapat dikelompokkan sbb :
·         Siklus Pendanaan
·         Siklus Investasi
·         Siklus Pengeluaran
·         Siklus Produksi/siklus konversi
·         Siklus SDM/Penggajian
·         Siklus Pendapatan
D.    Unsur-unsur SIA :
·         Formulir (dokumen transaksi)
·         Jurnal
·         Buku besar
·         Buku pembantu
·         Laporan à laporan keuangan/laporan manajerial
E.     Informasi adalah data yang telah diorganisasi dan diproses menjadi informasi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan, perencanaa, dan pengendalian organisai.
F.      Karakteristik kualitas informasi :
1.      Relevan , informasi mampu mengurangi ketidakpastian.
2.      Terpercaya , informasi bebas dari kesalahan serta objektif.
3.      Lengkap , tidak ada aspek penting yang dihilangkan.
4.      Tepat Waktu
5.      Mudah Difahami , informasi disajikan dalam format yang mudah difahami.
6.      Dapat Diverifikasi jika informasi disimpulkan oleh dua orang ahli, akan dihasilkan kesimpulan yang sama
G.    Informasi yang bernilai adalah informasi manfaatnya melalui biaya perolehan informasi. Sementara infomasi yang berlebihan sehingga tidak memberikan tambahan manfaat lagi disebut dengan Information.
H.    Data adalah fakta yang dikumpulkan, disimpan, dan diproses.
I.       Sifat Informasi :
1.      Mandatory information (informasi yang harus disajikan)
2.      Essential information (informasi yang penting untuk disajikan dan kemungkinan tidak bersifat mandatory).
3.      Discretionary information (informasi yang isi serta jenisnya telah ditentukan oleh manajemen).
J.       SIA dirancang untuk memfasilitasi tiga jenis keputusam berikut :
1.      Keputusan Terstruktur, yaitu keputusan yang bersifat rutin dan berulang
2.      Keputusan Semi Terstruktur yaitu keputusan rutin tetapi masih memerlukan prakiraan subyektif pengambil keputusan.
3.      Keputusan Tak Terstruktur yaitu keputusan yang sepenuhnya berbasis pertimbangan subyektif dan intuisi. Perangkat yang dibutuhkan adalah Decision support system.
K.    Klasifikasi Nilai Tambah (Value Added):
1.      Customer-value-added, proses bisnis yang menambah nilai   bagi pelanggan.
2.      Business-value-added, proses bisnis yang menambah nilai    bagi pengelolaan organisasi.
3.       Non-value-added, proses bisnis yang tidak menambah nilai             bagi pelanggan dan bagi pengelolaan organisasi.
L.     Peran teknologi informasi dalam SIA :
1.      Memaksimumkan aktifitas customer-value-added
2.       Meminimumkan biaya dan memaksimumkan            aktifitas business-value-added.
3.       Menghapus aktifitas non-value-added.
M.   Value chain adalah model untuk menjelaskan posisi dan peran SIA dalam proses penciptaan nilai tambah output organisasi. Aktivitas dalam setiap organisasi dapat dibagi menjadi dua kelompok aktivitas, yaitu aktivitas utama (primary activities), dan aktivitas pendukung (support activities).
N.    Pendekatan perancangan system :
1.      Pendefinisian tujuan, misalnya untuk membantu       pelanggan menemukan barang yang dibutuhkan      dengan cepat, untuk menanggapi keluhan pelanggan dengan cepat, dst.
2.      Eksplorasi alternatif solusi, dengan memperhatikan   kelebihan dan kekurangan serta biaya dan manfaat           pada masing-masing alternatif.
3.      Evaluasi alternatif solusi dari kacamata sistem           secara keseluruhan.
4.      Penampungan berbagai pandangan serta perspektif   dari anggota team proyek untuk menentukan pilihan     alternatif solusi.
O.    Peran SIA dalam kompetisi bisnis :
1.      SIA tidak hanya sekadar menghitung ulang   peristiwa yang sudah terjadi.
2.      SIA berubah peran dari mengumpulkan dan mengolah “hanya” data akutansi menjadi             mengumpulkan dan mengolah seluruh informasi        yang dibutuhkan oleh organisasi.
P.      Prinsip-prinsip rekayasa proses bisnis adalah sbb.:
1.      Mekanisme kerja berbasis hasil, dan bukannya berbasis fungsi/tugas (organize around outcomes, not tasks).
2.      Pengguna output memproses sendiri output yang dibutuhkannya (have output users perform the process).
3.      Informasi diproses langsung oleh penghasil informasi (have those who produce information process it).
Q.    Hambatan rekayasa bisnis :
1.      Tradisi (tradition).
2.      Resistensi (resistance)
3.      Membutuhkan waktu panjang (time requirements)
4.      Membutuhkan biaya relatif besar.
5.      Tidak didukung manajemen (lack of management support).
6.      Rekayasa mengandung risiko
7.      Pandangan skeptis (skepticism).
8.      Pelatihan ulang tenaga kerja.
R.     Penyebab Resistensi :
1.      Aggression atau prilaku negatif yang cenderung merusak atau memperlemah efektifitas sistem.
2.      Projection atau sikap mengkambinghitamkan keadaan, kecenderungan menyalahkan sistem yang baru jika terjadi keadaan yang tidak menyenangkan.
3.      Avoidance atau sikap menghindar dari hal-hal yang baru karena ketidaksiapan menerima perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 7 PENGENDALIAN dan SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 1. Ikhitar Konsep Pengendalian : pengendalian internal adalah proses yang dijalanka...